Soal & Pembahasan Numerik — Perbandingan Kuantitatif
Kumpulan soal Numerik — Perbandingan Kuantitatif kategori TIU CPNS 2026 lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan setiap soal. Baca dulu, lalu coba latihan interaktifnya secara gratis.
Ini adalah soal perbandingan senilai — semakin banyak artikel yang diselesaikan, semakin besar upah yang diterima. Keduanya naik secara proporsional.
Cara identifikasi: tanya dulu "kalau artikel bertambah, upah naik atau turun?" Naik — berarti senilai. Gunakan rumus cross-multiplication.
Penyelesaian:
- \frac{5}{8} = \frac{450.000}{x}
- x = \frac{8 \times 450.000}{5} = \frac{3.600.000}{5} = 720.000
Cara Cepat: hitung tarif per artikel dulu — 450.000 ÷ 5 = 90.000 per artikel. Lalu 8 × 90.000 = 720.000. Kalau angkanya habis dibagi, cara ini lebih intuitif dan cepat.
Verifikasi: \frac{5}{8} = \frac{450.000}{720.000} = \frac{5}{8} ✅
Jawaban: D. Rp720.000
Ini adalah soal perbandingan senilai — semakin lama mesin beroperasi, semakin banyak kain yang diproduksi. Keduanya naik proporsional.
Penyelesaian:
- Produksi per jam = 840 ÷ 7 = 120 meter/jam
- Produksi 11 jam = 11 \times 120 = 1.320 \text{ meter}
Cara Cepat: cross-multiplication langsung — \frac{840}{x} = \frac{7}{11} \Rightarrow x = \frac{840 \times 11}{7} = 120 \times 11 = 1.320.
Verifikasi: \frac{840}{1.320} = \frac{7}{11} ✅
Jawaban: C. 1.320 meter
Ini adalah soal perbandingan senilai — semakin luas tembok yang dicat, semakin banyak kaleng cat yang dibutuhkan.
Penyelesaian:
- \frac{1}{x} = \frac{18}{135} \Rightarrow x = \frac{135}{18} = 7{,}5 \text{ kaleng}
Cara Cepat: luas total ÷ luas per kaleng = 135 ÷ 18 = 7,5 kaleng.
Verifikasi: 7,5 × 18 = 135 m² ✅
Jawaban: D. 7,5 kaleng
Ini adalah soal pembagian rasio — mencari total dari salah satu bagian. Yang diketahui adalah bagian terbesar (Hana), bukan total. Strategi: cari nilai 1 bagian dari data Hana, lalu kalikan ke total rasio.
Cara identifikasi: ada rasio dan salah satu bagian diketahui. Kita perlu "mundur" untuk menemukan total.
Penyelesaian:
- Total rasio = 2 + 3 + 5 = 10 bagian
- Hana mendapat 5 bagian = Rp2.500.000
- Nilai 1 bagian = \frac{2.500.000}{5} = 500.000
- Total harga = 10 × 500.000 = Rp5.000.000
Cara Cepat: total = (nilai Hana ÷ rasio Hana) × total rasio = (2.500.000 ÷ 5) × 10 = 5.000.000.
Verifikasi: Farhan = 2×500.000 = 1jt, Gilang = 3×500.000 = 1,5jt, Hana = 5×500.000 = 2,5jt. Total = 1 + 1,5 + 2,5 = 5 juta ✅
Jawaban: D. Rp5.000.000
Ini adalah soal pembagian rasio dengan selisih diketahui. Yang diketahui adalah selisih antara dua bagian. Strategi: hitung selisih rasio terlebih dahulu, temukan nilai 1 bagian, lalu hitung bagian anak kedua.
Cara identifikasi: kata "selisih ... adalah Rp..." tanpa total yang disebutkan → gunakan pendekatan selisih rasio.
Penyelesaian:
- Rasio anak pertama : anak kedua = 3 : 7
- Selisih rasio = 7 - 3 = 4 bagian
- Selisih nilai = Rp2.000.000 = 4 bagian
- Nilai 1 bagian = \frac{2.000.000}{4} = 500.000
- Bagian anak kedua = 7 × 500.000 = Rp3.500.000
Cara Cepat: bagian anak kedua = selisih ÷ selisih rasio × rasio anak kedua = 2.000.000 ÷ 4 × 7 = 500.000 × 7 = 3.500.000.
Verifikasi: Anak pertama = 3×500.000 = 1.500.000. Anak kedua = 3.500.000. Selisih = 3.500.000 - 1.500.000 = 2.000.000 ✅
Jawaban: C. Rp3.500.000
Ini adalah soal pembagian rasio — mencari total dari bagian terkecil yang diketahui. Lutfi memiliki rasio terkecil (2) dan nilainya diketahui, sehingga bisa digunakan untuk menghitung total.
Penyelesaian:
- Total rasio = 2 + 4 + 6 = 12 bagian
- Lutfi mendapat 2 bagian = Rp800.000
- Nilai 1 bagian = \frac{800.000}{2} = 400.000
- Total modal = 12 × 400.000 = Rp4.800.000
Cara Cepat: total = (nilai Lutfi ÷ rasio Lutfi) × total rasio = (800.000 ÷ 2) × 12 = 400.000 × 12 = 4.800.000.
Verifikasi: Lutfi = 2×400.000 = 800.000 ✅. Maya = 4×400.000 = 1.600.000. Nanda = 6×400.000 = 2.400.000. Total = 800.000 + 1.600.000 + 2.400.000 = 4.800.000 ✅
Jawaban: E. Rp4.800.000
Ini adalah soal pembagian rasio dengan selisih diketahui. Pipa lebih pendek memiliki rasio 5, dan kita perlu mencarinya dari selisih yang diketahui.
Penyelesaian:
- Rasio pipa panjang : pipa pendek = 8 : 5
- Selisih rasio = 8 - 5 = 3 bagian
- Selisih nilai = 12 meter = 3 bagian
- Nilai 1 bagian = \frac{12}{3} = 4 \text{ meter}
- Panjang pipa pendek = 5 × 4 = 20 meter
Cara Cepat: pipa pendek = selisih ÷ selisih rasio × rasio pendek = 12 ÷ (8-5) × 5 = 4 × 5 = 20 meter.
Verifikasi: Pipa panjang = 8×4 = 32 m. Pipa pendek = 20 m. Selisih = 32 - 20 = 12 meter ✅
Jawaban: B. 20 meter
Ini adalah soal perbandingan yang berubah setelah ada perpindahan nilai. Ada dua kondisi: rasio awal (3:2) dan kondisi akhir (sama rata). Strategi: misalkan nilai awal dengan variabel k, susun persamaan dari kondisi akhir.
Cara identifikasi: soal menyebut rasio awal → ada perpindahan nilai dari satu pihak ke pihak lain → kondisi akhir diketahui ("menjadi sama"). Ini sinyal untuk memakai variabel k.
Penyelesaian:
- Misalkan uang Ahmad = 3k dan Budi = 2k (dari rasio 3:2)
- Setelah Ahmad memberi Rp500.000 ke Budi:
- Ahmad: 3k − 500.000
- Budi: 2k + 500.000
- Kondisi akhir: keduanya sama → 3k - 500.000 = 2k + 500.000
- k = 1.000.000
- Uang Budi sebelum pemberian = 2k = 2 × 1.000.000 = Rp2.000.000
Cara Cepat: jika Ahmad memberi X ke Budi dan hasilnya sama, maka selisih awal = 2X. Selisih awal = 3k−2k = k = 2×500.000 = 1.000.000. Budi = 2k = 2.000.000.
Verifikasi: Ahmad awal = 3.000.000, Budi awal = 2.000.000. Setelah Ahmad beri 500.000: Ahmad = 2.500.000, Budi = 2.500.000 → sama ✅
Jawaban: C. Rp2.000.000
Ini adalah soal perbandingan yang berubah setelah ada pengurangan. Stok Toko B tidak berubah, hanya Toko A yang berkurang. Strategi: misalkan stok awal dengan variabel k, susun persamaan dari rasio baru.
Cara identifikasi: rasio awal diketahui (7:5), satu pihak berkurang (Toko A jual 200 unit), rasio baru diketahui (3:5). Nilai yang tidak berubah (Toko B) menjadi kunci persamaan.
Penyelesaian:
- Misalkan stok awal: Toko A = 7k, Toko B = 5k
- Setelah Toko A jual 200 unit: Toko A = 7k − 200. Toko B = 5k (tetap)
- Rasio baru: \frac{7k - 200}{5k} = \frac{3}{5}
- Cross-multiply: 5(7k - 200) = 3 \times 5k
- 35k - 1.000 = 15k
- 20k = 1.000 \Rightarrow k = 50
- Stok awal Toko B = 5k = 5 × 50 = 250 unit
Cara Cepat: di rasio baru, Toko B = 5 bagian = 5k. Nilai k-nya sama dengan rasio awal karena B tidak berubah. Dari 20k = 1.000 → k = 50. Toko B = 5 × 50 = 250.
Verifikasi: k=50. Toko A awal = 350, Toko B = 250. Setelah Toko A jual 200: Toko A = 150, Toko B = 250. Rasio = 150:250 = 3:5 ✅
Jawaban: B. 250 unit
Ini adalah soal perbandingan usia yang berubah seiring waktu. Keduanya bertambah usia secara bersamaan (masing-masing +8 tahun), bukan ada yang ditambah/dikurangi secara sepihak. Strategi: misalkan usia saat ini dengan variabel k, susun persamaan dari kondisi 8 tahun mendatang.
Cara identifikasi: soal menyebut rasio saat ini → ada perubahan waktu ("X tahun lagi") → rasio baru. Karena waktu berlalu, kedua pihak bertambah usia dengan jumlah yang sama.
Penyelesaian:
- Usia sekarang: Ibu = 5k, Anak = 2k
- Delapan tahun lagi: Ibu = 5k + 8, Anak = 2k + 8
- Rasio baru: \frac{5k + 8}{2k + 8} = \frac{2}{1}
- Cross-multiply: 5k + 8 = 2(2k + 8)
- 5k + 8 = 4k + 16
- k = 8
- Usia anak sekarang = 2k = 2 × 8 = 16 tahun
Cara Cepat: dari rasio baru 2:1, usia ibu = 2× usia anak dalam 8 tahun. Misalkan usia anak 8 tahun lagi = a, maka ibu = 2a. Rasio sekarang: (2a−8):(a−8) = 5:2 → 4a−16 = 5a−40 → a=24. Usia anak sekarang = 24−8 = 16 tahun.
Verifikasi: k=8. Usia ibu=40, anak=16 sekarang. Rasio 40:16=5:2 ✅. 8 tahun lagi: ibu=48, anak=24. Rasio 48:24=2:1 ✅
Jawaban: D. 16 tahun
